8 Obat Herbal untuk Wanita Menopause

Periode menopause adalah transisi alami tubuh yang mengurangi jumlah produksi estrogen. Karena ovarium Anda menghasilkan lebih sedikit hormon estrogen, menstruasi Anda menjadi tidak teratur. Selain itu, saat periose menopause ini biasanya wanita akan mengalami demam, vagina kering, susah tidur, dll.

Wanita mengalami menopause rata-rata terjadi sekitar usia 51 tahun. Untuk gejala menopause-nya sendiri dapat berlangsung dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, sehingga sangat menggangu. Maka dari itu, banyak wanita yang mencari obat untuk melewati atau meringankan masa menopause ini.

Gejala-gejala menopause dapat menghilang dengan sendirinya, namun penggunaan obat-obatan diperlukan. Berikut ini adalah 8 Obat Herbal untuk Wanita Menopause.

1. Ginseng

Akar ginseng tanah dapat dikonsumsi sebagai teh atau dikonsumsi dalam bentuk kapsul. Sebagian ada yang dijual di apotek atau online. Ginseng telah digunakan sebagai obat di Asia selama berabad-abad. Meskipun tidak ada bukti bahwa ginseng dapat mengobati demam, namun efek menenangkan ginseng telah dibuktikan dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur Anda.

2. Black cohosh

Black cohosh adalah ramuan yang berasal dari Amerika Utara. Akar black cohosh digiling menjadi suplemen. Black cohosh adalah salah satu solusi alami paling populer yang digunakan wanita untuk gejala menopause.

3. Kedelai

Mengkonsumsi kedelai dapat meringankan gejala menopause Anda. Kedelai mengandung estrogen nabati yang disebut isoflavon, sehingga dapat membantu Anda menyesuaikan diri dengan jumlah estrogen yang berkurang yang diproduksi tubuh Anda. Demam, keringat malam, dan bahkan kekeringan pada vagina dapat diatasi dengan obat herbal ini. Kedelai sangat mudah ditemui pada tempe, tahu, dan susu kedelai.

4. Vitamin D

Ketika ovarium Anda berhenti memproduksi estrogen, hal tersebut akan meningkatkan terkena osteoporosis. Mengonsumsi suplemen vitamin D mungkin tidak meredakan demam atau kekeringan pada vagina, tetapi itu hal itu akan membantu membuat tulang Anda lebih kuat. Vitamin D juga dapat meningkatkan suasana hati Anda.

5. Ubi jalar

Ubi jalar mengandung botani yang dapat meniru efek estrogen pada tubuh Anda. Para peneliti menunjukan bahwa ubi jalar membantu wanita dalam menopause. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa ubi jalar tidak seefektif obat lain. Jika Anda ingin mencoba ubi liar, Anda dapat membeli krim untuk dioleskan, atau mengambil ekstrak dalam bentuk pil.

6. Yoga

Yoga telah menjadi praktik populer bagi wanita yang terkena insomnia, perubahan suasana hati, dan rasa panas akibat menopause. Studi menunjukkan bahwa yoga dapat membantu Anda tidur lebih baik dan membuat suasana hati lebih stabil selama periode menopause.

7. Ekstrak kulit pinus Perancis

Ekstrak kulit pinus juga disebut Pycnogenol. Suplemen ini dapat dibeli secara online. Ekstrak ini terdiri dari hormon nabati dan bahan kimia organik yang disebut flavonoid. Sebuah studi menemukan bahwa meminum Pycnogenol selama empat minggu secara signifikan meningkatkan demam dan gejala menopause lainnya.

8. Dong quai

Dong quai adalah obat dari pengobatan tradisional Tiongkok. Akar tanaman ini digunakan sebagai teh. Manfaat menggunakan dong quai untuk menopause dapat membuat wanita merasa lebih baik setelah menggunakannya.

Nah, itulah obat-obat herbal yang dapat membantu wanita dalam melalui masa menopause. Jika obat-obat herbal di atas masih belum dapat meringankan masalah anda, solusinya adalah dengan mengkonsumsi Ladyfem.

Ladyfem adalah kapsul yang terbuat dari ramuan herbal yang dibuat khusus untuk mengatasi masalah kewanitaan termasuk menopause. Khasiat Ladyfem sudah terbukti karena telah direkomendasikan oleh pakar kesehatan.

Info harga atau konsultasi produk, hubungi kami: WA0852-1366-5406.