Bagaimanakan Bau Miss V yang Normal?

Organ intim wanita juga memiliki bau khas dan berbeda untuk setiap wanita. Bau di organ seksual wanita ini bisa berubah, dan itu normal. Variasi bau ini mungkin merupakan hasil dari siklus menstruasi Anda, pembersihannya, atau bau alami tubuh.

Pada dasarnya, Miss V adalah area yang tidak berhenti berbau. Aroma alami dari organ reproduksi ini dapat bervariasi pada setiap wanita dan sangat tergantung pada kesehatan, kebersihan, dan beberapa faktor lain, seperti siklus dan usia menstruasi. Organ wanita ini memiliki ekosistem dan keseimbangan yang unik, bahkan sedikit perubahan pada area ini dapat memicu bau yang tidak sedap.

Mary Jane Minkin, yang telah memiliki pengalaman di bidang kesehatan wanita selama 30 tahun, menjelaskan lebih lanjut tentang  jenis bau Miss V yang dianggap sehat, menurut Healthline.

3 Bau Miss V yang normal dan sehat?

1. Seperti bau fermentasi

Sangat umum bagi Miss V untuk menghasilkan aroma yang tajam atau pahit. Beberapa membandingkannya dengan aroma makanan fermentasi.

Faktanya, yogurt dan bahkan beberapa bir asam mengandung sejenis bakteri baik yang juga mendominasi sebagian besar Miss V, yaitu lactobacilli.

2. Tembaga

Banyak orang melaporkan bau tembaga dan logam ke Ms. V. Umumnya, Anda tidak perlu khawatir karena itu jarang berarti masalah yang lebih serius.

Secara umum, bau tembaga juga disebabkan oleh bau darah yang mengandung zat besi, seperti darah menstruasi.

Di sisi lain, jika Anda memiliki kontak dengan semen, ini dapat mengubah tingkat pH dan menyebabkan bau logam.

3. Manis seperti tetes tebu

Tidak semanis kue, tetapi kuat dan sederhana. Penyebabnya adalah bakteri.

PH Miss V merupakan ekosistem bakteri yang selalu berubah. Terkadang ini berarti Anda bisa mencium sesuatu yang manis.

Yang perlu Anda ketahui adalah bahwa perubahan dalam wewangian itu normal. Bau Mss V juga tergantung pada pH. Dan ada banyak hal yang mempengaruhi pH.

Selain bau, apakah ciri-cir Miss V yang sehat?

Kelembaban

Wanita muda yang sehat dapat dinilai dari tingkat kelembaban. Merasa hangat dan tidak kering adalah salah satu ciri dari vagina yang sehat. Kelembaban ini juga menyebabkan sperma bertahan lebih lama di Miss V.

Cairan putih kental

Karakteristik Miss V sehat tidak memiliki warna keputihan menjadi hijau, gatal dan sensasi terbakar pada Miss V. Selain itu, keputihan biasanya terjadi ketika periode menstruasi mendekati hingga beberapa hari menstruasi.

Diukur dari tingkat kelembaban

Miss V sehat dan normal dapat dievaluasi dari tingkat kelembaban. Jika terasa panas dan basah saat disentuh, Miss V dianggap sehat. Sementara itu, jika Miss V dalam kondisi kering, ini biasanya terjadi pada wanita yang sudah menopause.